Danangak’s Weblog

Bangun Indonesia Baru

Kalau Yesus adalah Allah, bagaimana Da berdoa kepada Allah? Apakah Yesus berdoa kepada diriNya sendiri?

Ditulis oleh danangak di/pada 2 Agustus 2008

Pertanyaan: Kalau Yesus adalah Allah, bagaimana Dia berdoa kepada Allah? Apakah Yesus berdoa kepada diriNya sendiri?

Jawaban: Untuk memahami Yesus sebagai Allah dalam dunia berdoa kepada BapaNya yang adalah Allah di surga kita perlu mengerti bahwa Bapa yang kekal dan Anak yang kekal memiliki hubungan yang kekal sebelum Yesus menjadi manusia. Silahkan baca Yohanes 5:19-27, khususnya 5:23 di mana Yesus mengajarkan bahwa Bapa mengutus sang Anak (baca juga Yohanes 15:10). Yesus bukan baru menjadi Anak Allah ketika Dia dilahirkan di Betlehem bertahun-tahun yang lalu. Dari kekekalan, Yesus senantiasa adalah Anak Allah, sekarang dan untuk selamanya.

Yesaya 9:6 memberitahu kita bahwa seorang Putra telah diberikan dan seorang Anak dilahirkan. Yesus senantiasa merupakan bagian dari hubungan Tri-tunggal bersama dengan Roh Kudus. Ke Tri-tunggalan selalu ada, Allah Bapa, Allah Anak, dan Allah Roh Kudus. Bukan tiga allah, namun satu Allah yang berada sebagai tiga pribadi. Yesus mengajarkan bahwa Dia dan Bapa adalah satu (Yohanes 10:30). Yang dimaksudkan Yesus adalah bahwa Dia dan Bapa, dan tentunya Roh Kudus, memiliki substansi yang sama, esensi yang sama, Allah atau keillahian. Ketiga Pribadi yang setara ini berada sebagai Allah. Ketiganya sudah dan terus menerus memiliki hubungan yang kekal.

Yang terjadi adalah ketika Yesus, sang Anak Allah yang kekal menjadi manusia yang tak berdosa Dia juga mengambil wujud seorang hamba, meninggalkan kemuliaan surgawiNya (bdk. Filipi 2:5-11). Sebagai Allah-manusia, Dia belajar untuk taat (Ibrani 5:8) kepada BapaNya ketika Dia dicobai oleh Iblis, difitnah oleh manusia, ditolak oleh sesamaNya, dan akhirnya disalibkan. DoaNya kepada Bapa surgawinya adalah untuk meminta kuasa (Yohanes 11:41-42) dan hikmat (Markus 1:35; 6:46). Doanya memperlihatkan bahwa dalam kemanusiaanNya Dia bergantung kepada Bapa untuk menjalankan rencana BapaNya untuk penebusan (perhatikan doa Yesus sebagai Imam Besar dalam Yohanes 17); dan pada akhirnya tunduk kepada kehendak BapaNya di Taman untuk naik ke salib untuk membayar hutang dosa karena kita melanggar hukum Allah, yaitu kematian (Matius 26:31-46). Tentulah Dia bangkit secara fisik dari kubur, memenangkan pengampunan dan hidup kekal untuk kita yang menerima Dia sebagai Juruselamat secara pribadi.

Tidak ada masalah dengan sang Anak sebagai Allah berdoa atau bercakap-cakap dengan Bapa sebagai Allah. Sebagaimana yang telah disebutkan, mereka memiliki hubungan kekal sebelum Kristus menjadi manusia. Dalam kemanusiaanNya hubungan ini digambarkan dalam Injil sehingga kita dapat melihat bagaimana Anak Allah dalam kemanusiaanNya menjalankan kehendak BapaNya sehingga penebusan dapat tersedia bagi semua orang (Yohanes 6:38). Ketaatan Kristus secara terus menerus kepada Bapa surgawiNya diberikan kekuatan dan fokusnya terus dipelihara melalui kehidupan doaNya. Contoh doa Yesus disediakan untuk kita ikuti.

KeAllahan Yesus Kristus tidaklah berkurang ketika di dalam dunia Dia berdoa kepada Allah Bapa di surga. Dia menggambarkan bahwa sekalipun sebagai manusia yang tidak berdosa, adalah perlu untuk tetap memiliki kehidupan doa yang vital agar dapat menjalankan kehendak BapaNya. Yesus berdoa kepada Bapa menunjukkan hubunganNya, dalam ketritunggalan, dengan Bapa, dan menjadi contoh bagi kita, bahwa kita mesti bersandar kepada Allah melalui doa untuk kekuatan dan hikmat yang kita perlukan. Karena Kristus, sebagai Allah-manusia membutuhkan kehidupan doa yang bersemangat, demikian pula seharusnya para pengikut Kristus zaman ini!

4 Tanggapan ke “Kalau Yesus adalah Allah, bagaimana Da berdoa kepada Allah? Apakah Yesus berdoa kepada diriNya sendiri?”

  1. tyfha's berkata

    sadarkah anda bahwa injil telah tiada?kalo ada yakinlah bahwa manusia pasti akan memilih islam sebagai agamanya,.coba deh anda membaca kitab suci umat islam didalamnya terdapat cerita tentang nabi isa atau yang disebut dalam umat kristian (yesus).
    sesungguhnya yang anda sembah itu bukanlan nabi isa melainkan orang yang wajahnya di samarkan seperti wajah nabi isa…
    nabi juga manusia masa sih tuhan itu seorang manusia biasa????

  2. danangak berkata

    Soal wajah itu gak penting.Aku juga kurang tau itu wajahnya apa bukan. Tapi,itu hanya untuk ilustrasi. Allah menjadi manusia untuk merendahkan diri-Nya dan berkorban. Karena yang ditebus adalah manusia,Allah juga menjadi manusia.

  3. Amaral berkata

    Yesus adalah anak Allah, karena Yohanes 1:1 mengatakan: Pada mulanya adalah Firman, Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya adalah Firman.

    Yesus berdoa kepada karena Firman telah menjadi manusia itu, karena sudah menjadi utusan Allah. Firman yang keluar dari mulut Allah adalah Firman yang hidup bukan kata-katak palsu seperti manusia. dimana dalam salah satu injil mengatakan: demikianlah langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataanKu tidak akan berlalu.
    Semoga Tuhan Yesus memberkati Kaum Islam
    Amin.

  4. danangak berkata

    Buat Amaral:
    itu benar.tapi tolong kata-katanya jangan menyinggung kaum lain.

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>